Pengobatan Tradisional Anemia/kurang darah - Sebelum saya melanjutkan tentang
pembahasan pengobatan tradisional anemia aplastik dan cara mengobatinya saya akan memberikan sedikit penjelasan tentang apa itu jamu atau
obat kuno. Istilah obat kuno hanyalah sekedar
memudahkan pembaca untuk mengenalinama lain dari cara nenek moyang kita meramu
atau meracik JAMU. Jadi obat kuno tak lain adalah jamu tradisionalpeninggalan
nenek moyang kita. Tapi anda tidak usah khawatir sudah banyak sarjana yang
meneliti khasiat dari ramuan jamu di Indonesia ini baik dari bangsa barat maupun
putra nusantara sendiri. Diantara sarjana bangsa barat yang terkenal yaitu J.
Kloppenburg – Versteegh, sedangkan dari nusantara banyak sekali mereka antara
lain ; Prof. Dr. H. M. Hembing Wijayakusuma, Ph D. , Prof.Dr Salim Lubis, Dr.
Semo Sastromidjojo, bahkan pihak Departemen Kesehatan RI menerbitkan Tanaman
Obat Indonesia. Jadi obat tradisipnal atau jamu sudah mendapat perhatian dari
berbagai pihak karena terbukti kemanjurannya dan terjangkau daya beli
masyarakat serta mudah sekali untuk mendapatkannya.
Mari kita kembali pada topik
pembahasan yang utama yang mana pada postingan kali ini saya akan membahas Obat
Tradisional untuk pengobatan penyakit ANEMIA/Kurang Darah.
Anemia/Kurang Darah disebabkan luka, banyak mengeluarkan darah/pendarahan atau penyakit kronis, penderita dianjurkan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi, antara lain ; tahu, tempe, bayam, jambu monyet,daun ubi jalar,hati sapi, kuning telur ayam kampung dan lain lain.
Pada postingan yang lalu saya telah berbagi tentang cara pengobatan dengan pijat refleksi Anemia/kurang darah Naaah,,, pada postingan kali ini saya juga akan berbagi Obat tradisional untuk penyakit ini yang saya ambil dari berbagai sumber, adalah;
Bahan bahan ramuan I
- jeruk nipis 1 buah
- Daun Bayam duri segenggam
- Kuning telur ayam kampung
- madu murni 1 sendok makan
Caranya ;
- Kuning telur dan madu diaduk menjadi satu lalu diberi perasan jeruk nipis, bayam duri ditumbuk diambil sarinya,
- semua bahan dicampur jadi satu aduk smpai rata
Pemakaian ;
- Diminum tiap pagi selama 5 hari, selanjutnya setiap 2 minggu sekali.
Bahan bahan ramuan II
- Daun kacang panjang 25 gram
- Daun ketela pohon/singkong 25 gram
- Daun Bayam duri 25 gram
- daun pepeya muda 25 gram
- \Kelapa secukupnya
- garam secukupnya
caranya ; Semua bahan direbus sampai masak lalu dimakan siang hari seperti makan nasi urap.
Merawat kesehatan agar tubuh
senantiasa dalam kondisi prima dan menyembuhkan penyakit dengan jamu adalah
ciri khas nenek moyang kita di Nusantara ini, itulah usaha lahiriah dari para
leluhur kita. Tak bisa dipungkiri jika seseorang sakit maka hanya Tuhan lah
yang menyembuhkannya, dokter atau tabib atau ahli pengopbatan lainnya adalah
perantara atau penyalur obat kesembuhan yang berasal dari Tuhan.
Demikian pembahasan pengobatan
tradisional untuk anemia / kurang darah pada kali ini semoga bermanfaat bagi kita
semua, untuk tips kesehatan dan cara pengobatan lainnya silahkan klik disini…
